MANADO, Elnusanews - Tim Pemantau dan Pengawas
sistem IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) untuk tempat usaha di Kota Manado yang
terdiri dari staf bidang tata lingkungan, bidang pencemaran dan bidang Penaatan
Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado melakukan pengawasan
dan pemantauan lokasi tempat usaha di Kota Manado, Rabu (11/10/2017) siang. Dalam kegiatan tersebut, Tim yang
dipimpin oleh Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Dra Stanny JM Lonteng melakukan
pemantauan dan pengawasan sistem IPAL di seluruh hotel dan rumah makan yang
berada di wilayah Pemerintah Kota Manado.
“Kegiatan
ini dilakukan untuk memantau, mengawasi dan menindaklanjuti akan adanya keluhan
warga atas pencemaran limbah dari tempat tempat usaha tersebut,” urai Kabid
Stanny sesaat usai melakukan kegiatan pemantauan di Swiss-bell hotel Manado.
Lanjutnya, pengawasan sistem IPAL
ini dilakukan agar pihak pelaku usaha dalam hal ini pemilik tempat usaha bisa
mengerti dan paham akan sistem IPAL agar nantinya tidak menimbulkan keluhan
keluhan di masyarakat terkait pembuangan limbah dari tempat usaha.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota
Manado Yohanis B. Waworuntu, SE, MSi terkait dengan hal ini mengatakan bahwa
kegiatan pengawasan sudah menjadi agenda tetap dari Dinas Lingkungan Hidup Kota
Manado dan akan dilanjutkan terus secara berkala.
“Ini
sudah menjadi agenda tetap dari DLH Manado. Kami terus melakukan pemantauan
sistem IPAL di semua lokasi tempat usaha di Kota Manado dan siap menjadi
pendamping bagi pelaku pelaku usaha dalam hal pengolahan hasil limbah tempat
usahanya.
Ditambahkannya, kegiatan ini sudah
berlangsung dari beberapa bulan lalu dan dilakukan terus menerus secara berkala
dan konsisten, “Agar tak ada keluhan di masyarakat terkait pencemaran limbah
tempat usaha,” jelas mantan Kadiskominfo ini.
DLH akan terus konsisten melakukan
pemantauan dan pengawasan sistem pembuangan limbah dari tempat usaha. Kami akan
terus mendampingi para pelaku usaha dalam mengelola sistem IPAL mereka agar tak
terjadi komplain di masyarakat terkait pencemaran hasil limbah, tutupnya.
Dalam kegiatan pengawasan di Swiss-belhotel,
Tim DLH dipandu langsung oleh Chief Enggineering Swiss-belhotel Manado Ferry
Muslim, meninjau langsung sistem IPAL yang ada di hotel tersebut.
Dalam kegiatan pemantauan ini juga,
didapati bahwa pihak hotel sedang membenahi sistem penampungan IPAL mereka,
dari yang awalnya hanya bisa menampung 60 meter kubik menjadi 180 meter kubik,
dan sudah sesuai seperti yang direkomendasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup
beberapa waktu lalu, agar pihak hotel menambah kapasitas penampungan sistem
IPAL hotel. (moris)



0 komentar:
Post a Comment