MINUT, Elnusanews -- Program TNI menanam untuk percetakan sawah baru telah dilaksanakan di kabupaten/kota di Sulut. Untuk Kabupaten Minut sendiri, sejak program ini dilaksanakan, sudah ada sekitar 50 hektar sawah yang ditanami padi oleh TNI. Hal tersebut diungkapkan Kadis Pertanian Jan Sinaulan kepada wartawan di kantor Bappelitbang, Rabu (11/10/2017) siang tadi.
"Target penanaman sebanyak 300 hektar untuk tahun ini dan baru ditanam sekitar 50 hektar," jelas Sinaulan.
Lanjutnya, dalam pelaksanaan program menanam ini, Pemkab Minut hanya sebatas menyediakan lahan, bibit dan pupuk. Sementara TNI sendiri menyediakan alat untuk membuka lahan. "Adapun lahan yang sudah ditanami itu tersebar di Kecamatan Kalawat, Kauditan dan Likupang Selatan," ungkap mantan staf ahli Bupati ini.
Kadis juga optimis jika target penanaman 300 hektar tersebut akan terwujud hingga akhir tahun ini. Untuk itu Sinaulan mengharapkan kepada pihak TNI terlebih Korem 131 Santiago agar memperhatikan waktu serta penambahan alat cetak sawah. "Saya memang optimis jika penanaman padi itu bisa capai target. Hanya saja Korem harus memperhatikan waktu yang semakin dekat di penghujung tahun serta tambah alat berat untuk mencetak sawah. Kami sudah menyurat ke Korem agar bisa memperhatikan program ini karena waktunya semakin dekat akhir tahun," tutup Sinaulan. (Tommy)
"Target penanaman sebanyak 300 hektar untuk tahun ini dan baru ditanam sekitar 50 hektar," jelas Sinaulan.
Lanjutnya, dalam pelaksanaan program menanam ini, Pemkab Minut hanya sebatas menyediakan lahan, bibit dan pupuk. Sementara TNI sendiri menyediakan alat untuk membuka lahan. "Adapun lahan yang sudah ditanami itu tersebar di Kecamatan Kalawat, Kauditan dan Likupang Selatan," ungkap mantan staf ahli Bupati ini.
Kadis juga optimis jika target penanaman 300 hektar tersebut akan terwujud hingga akhir tahun ini. Untuk itu Sinaulan mengharapkan kepada pihak TNI terlebih Korem 131 Santiago agar memperhatikan waktu serta penambahan alat cetak sawah. "Saya memang optimis jika penanaman padi itu bisa capai target. Hanya saja Korem harus memperhatikan waktu yang semakin dekat di penghujung tahun serta tambah alat berat untuk mencetak sawah. Kami sudah menyurat ke Korem agar bisa memperhatikan program ini karena waktunya semakin dekat akhir tahun," tutup Sinaulan. (Tommy)



0 komentar:
Post a Comment