BITUNG, Elnusanews - Masyarakat di wilayah Kecamatan Girian, mengeluhkan terhentinya pasokan air bersih sejak siang hari hingga malam ini, Kamis (5/2/2026).
Grace salah satu warga Girian mengaku tidak mengetahui secara pasti sejak pukul berapa air mulai tidak mengalir.
Namun yang pasti, kata ibu rumah tangga ini mengungkapkan bahwa kondisi tersebut berlangsung cukup lma dan tidak seperti biasanya air berjalan lancar.
"Selama ini jika terjadi gangguan, air masih mengalir meski dengan volume kecil. Kali ini, pasokan air benar-benar mati total dari siang hari sampai sekarang air sama sekali tidak jalan,” keluhnya.
Semntra itu, warga lain menilai kondisi ini sangat merugikan, terlebih mereka selama ini disiplin membayar iuran air tepat waktu setiap bulan. Bahkan, jika terjadi keterlambatan pembayaran, pihak PDAM dsebut cepat melayangkan teguran.
“Kami selalu bayar tepat waktu. Kalau lewat sedikit saja langsung ditegur. Sekarang giliran kami menuntut hak sebagai pelanggan yang setia membayar,” tegasnya.
Warga juga menyoroti minimnya komunikasi dari pihak PDAM. Menurut mereka, jika mmang ada rencana pemadaman air dalam waktu lama, seharusnya disampaikan jauh hri sebelumnya agar kami bisa bersiap dengan menampung air.
“Kalau mau matikan air berjam-jam, seharusnya diinformasikan sjak kemarin jadi hari ini kami bisa tampung air. Kalau seperti ini, kmi sangat dirugikan,” keluhnya lagi.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung, Alferd Salindeho, saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis (5/2/2026), hnya mengirimkan foto kegiatan perbaikan jaringan air di sekitar Alfamart Pinokalan, sebagai jwaban atas pertanyaan terkait gangguan distribusi air tersebut.
(*)


0 komentar:
Post a Comment