SANGIHE, Elnusanews - Proses perbaikan jaringan tulang punggung serat optik Palapa Ring Tengah terus dikebut. Berdasarkan informasi terbaru dari PT LEN, kapal perbaikan saat ini sudah bersandar di pelabuhan Bitung dan tengah melakukan proses pemuatan (loading) kabel.
Hingga hari ini, progres pemuatan kabel telah mencapai 60 persen. Kapal ditargetkan tuntas melakukan loading 100 persen pada tanggal 17 mendatang, untuk kemudian langsung bertolak menuju titik kerusakan di perairan Sangihe-Talaud.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik mengenai isu putusnya jaringan internet dalam waktu dekat. Menurutnya, proses pengerjaan awal masih berlangsung hingga 19 April, sehingga layanan internet diprediksi masih relatif aman.
"Kami masih menunggu rilis resmi, namun berdasarkan tahapan yang ada, kondisi internet hingga tanggal 19 April masih sedikit aman. Gangguan signifikan atau pemotongan kabel (cutting) baru akan dilakukan pada tanggal 20 April. Di titik itulah layanan internet pasti akan terganggu," ujar Ronald, Kamis (16/4/2026).
Meski demikian, Ronald menambahkan bahwa pihak Telkomsel telah menyiapkan sistem cadangan (backup). Selama masa perbaikan, layanan telepon seluler (suara) dan SMS dijamin tetap bisa diakses dengan normal. Namun, untuk layanan data atau internet, masyarakat diminta bersiap menghadapi penurunan kecepatan yang drastis (slow response).
"Untuk layanan internet tetap ada, tapi tidak stabil dan lambat. Khusus pengguna IndiHome yang berbasis fiber optik, kemungkinan besar akan mengalami gangguan total karena terkoneksi langsung ke jalur Palapa Ring Tengah," jelasnya.
Sebagai alternatif, Ronald menyebutkan bahwa layanan internet berbasis satelit, seperti Starlink atau penyedia jasa internet satelit lainnya, tidak akan terdampak. Hal ini dikarenakan teknologi tersebut tidak bergantung pada infrastruktur kabel bawah laut Palapa Ring Tengah yang sedang diperbaiki.
(OpMud)



0 komentar:
Post a Comment