Sangihe, Elnusanews - Amukan si jago merah menghanguskan satu unit rumah permanen dua lantai milik keluarga Tilaar-Petahiang di Kelurahan Santiago RT 09/RW 05, Kecamatan Tahuna, pada Rabu (4/2/2026). Meski tidak ada korban jiwa, insiden yang terjadi sekitar pukul 10.00 WITA ini menyebabkan kerugian material yang fantastis, ditaksir mencapai Rp750 juta.
Api tidak hanya meratakan bangunan, tetapi juga melahap aset berharga milik keluarga, termasuk satu unit mobil Toyota Avanza dan satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja yang tak sempat diselamatkan dari lokasi kejadian.
Kesaksian Penghuni Kost
Peristiwa nahas ini pertama kali disadari oleh Vanesa Steking (21), salah satu penghuni kamar kost di lantai dua. Sedang asyik beristirahat, ia tiba-tiba tersentak oleh aroma asap yang menyengat dan suhu panas yang ekstrem dari kamar sebelah.
"Saksi terbangun dan melihat asap hitam pekat keluar dari kamar yang dihuni Julio Renaldy Sumendong. Saat itu kamar dalam keadaan terkunci karena penghuninya sedang keluar," tulis laporan resmi Polsek Tahuna yang diterima redaksi.
Panik melihat kepulan asap, Vanesa berlari ke arah Megaria Link Santiago untuk meminta pertolongan. Sayangnya, karena lantai dua bangunan bermaterial kayu khas rumah panggung Minahasa, api merambat dengan sangat cepat. Harta benda di lantai atas ludes dalam sekejap sebelum bantuan tiba.
Dugaan Pemicu: Pengisi Daya Ponsel
Berdasarkan hasil olah TKP awal dan keterangan saksi Julio Renaldy Sumendong, api diduga kuat berasal dari korsleting listrik. Julio mengaku meninggalkan kamarnya pada pukul 09.30 WITA dalam kondisi satu unit ponsel sedang diisi daya (charge) di stopkontak.
Lurah Santiago, Tri R. Lahinda, yang berada di lokasi langsung bergerak cepat menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), PLN UP3 Tahuna, dan Pemerintah Daerah Sangihe untuk melakukan evakuasi.
Evakuasi dan Penanganan Kobaran api baru berhasil dijinakkan sepenuhnya pada pukul 11.30 WITA setelah tim Damkar, aparat kepolisian, dan warga sekitar berjibaku memadamkan titik api. Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah, Jefri Tilaar, diketahui sedang berada di kebun, sementara sang istri sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di RSD Liun Kendage Tahuna.
"Korban jiwa maupun luka-luka nihil. Namun, pemilik rumah masih mengalami trauma berat atas musibah ini," ungkap pihak Polsek Tahuna.
Hingga berita ini diturunkan, jajaran Polres Kepulauan Sangihe telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dengan garis polisi dan terus mengumpulkan keterangan saksi untuk penyelidikan lebih lanjut.
(OpMud)




0 komentar:
Post a Comment