• Berita Terbaru

    March 03, 2026

    elnusanews/com March 03, 2026

    Menjaga Ritme di Musim Sunyi: Disiplin sebagai Nafas Kelembagaan


    Manado, Elnusanews – Di masa yang sering disebut orang sebagai non-tahapan, ketika tak ada riuh kampanye dan tak terdengar gemuruh sengketa, sesungguhnya organisasi diuji oleh satu hal yang lebih sunyi: disiplin. Selasa, 3 Maret 2026, Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara secara daring. Bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang untuk memastikan ritme kerja tetap terjaga.

    Rapat dipimpin oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Sulut, Aldrin A. Christian. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya optimalisasi Laporan Kinerja Harian Pegawai sebagaimana tertuang dalam surat Sekretaris Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia tertanggal 2 Februari 2026. Baginya, laporan harian bukan sekadar dokumen yang diunggah dan dilupakan. Ia adalah cermin tanggung jawab.

    Aldrin mengingatkan bahwa kewajiban tersebut berlaku bagi seluruh pegawai, baik yang menjalankan Work From Anywhere maupun Work From Office. Tidak ada perbedaan standar antara yang bekerja dari rumah, dari kantor, atau dari ruang-ruang lain yang memungkinkan pekerjaan dilakukan. “Laporan kinerja harian harus dimaknai sebagai bentuk tanggung jawab personal dan profesional. Ini menjadi indikator disiplin, produktivitas, sekaligus komitmen kita dalam menjaga kualitas layanan kelembagaan,” tegasnya.


    Lebih jauh, ia menyoroti pentingnya ketepatan waktu dan kepatuhan terhadap mekanisme administrasi. Bagi Aldrin, penguatan kedisiplinan adalah fondasi utama dalam membangun organisasi pengawas Pemilu yang profesional dan berintegritas. Tanpa disiplin, sistem terbaik pun bisa goyah. Tanpa kepatuhan administratif, akuntabilitas hanya menjadi slogan.

    Menutup arahannya, ia mengajak seluruh jajaran untuk memaknai masa non-tahapan sebagai fase strategis. Inilah waktu untuk konsolidasi internal, untuk merapikan prosedur, dan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Ketika tahapan dimulai nanti, kesiapan itu tidak boleh setengah-setengah. Sistem harus kuat, SDM harus tangguh, dan mentalitas kerja harus siap menghadapi tekanan.

    Rapat Monev ini diikuti oleh jajaran Bawaslu Provinsi Sulut, para Kepala Sekretariat atau Koorsek, serta staf Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara. Turut hadir Kepala Bagian Administrasi Greity Tuturoong, Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Anggray S. Mokoginta, serta Kepala Bagian P3SPH Yenne Janis. Di balik layar-layar yang terhubung, ada kesadaran yang sama: menjaga ritme kerja bukan perkara sepele.

    Melalui forum ini, Bawaslu Sulut kembali menegaskan komitmennya untuk merawat akuntabilitas dan memperkuat fondasi kelembagaan. Karena pada akhirnya, organisasi yang besar bukan hanya terlihat kuat saat sorotan publik menyala terang, tetapi juga tetap disiplin ketika suasana terasa lengang. Di situlah integritas benar-benar diuji. 

    (Rendai Ruauw) 

    .

    • Comments
    • FB Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Menjaga Ritme di Musim Sunyi: Disiplin sebagai Nafas Kelembagaan Rating: 5 Reviewed By: elnusanews/com
    Scroll to Top