BITUNG, Elnusanews - Tim Resmob Polres Bitung bergerak cepat mengungkap kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Kelurahan Pateten Satu, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Kamis (26/3/2026) dini hari.
Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 01.00 Wita dan diduga dipicu pesta minuman keras yang berujung perkelahian antar pemuda. Akibat kejadian tersebut, sejumlah korban mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, laporan masyarakat diterima polisi sekitar pukul 02.00 Wita. Tim Resmob yang dipimpin Katim AIPTU Arnold Moningka langsung menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan.
Kurang dari dua jam sejak kejadian, tepatnya sekitar pukul 02.30 Wita, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku di salah satu rumah kos di wilayah Aertembaga, beserta barang bukti berupa senjata tajam jenis pisau penikam.
Dari hasil penyelidikan awal, insiden bermula saat sekelompok pemuda mengonsumsi minuman keras bersama.
Dalam kondisi dipengaruhi alkohol, terjadi kesalahpahaman yang berujung adu mulut, kemudian meningkat menjadi aksi saling serang menggunakan tangan hingga senjata tajam.
Korban utama mengalami luka akibat tikaman dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain itu, beberapa orang lainnya yang terlibat juga mengalami luka-luka.
Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, mengatakan pihaknya bergerak cepat sebagai bentuk respons terhadap laporan masyarakat.
"Tim langsung turun melakukan penyelidikan dan dalam waktu singkat berhasil mengamankan terduga pelaku. Ini komitmen kami dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” kata Kasat.
Mantan Kasat Reskrim Polres Minsel ini menambahkan, motif sementara penganiayaan dipicu pengaruh minuman keras yang menyebabkan pelaku kehilangan kontrol diri.
"Saat ini, polisi masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi dan melengkapi alat bukti guna proses hukum lebih lanjut. Polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus tersebut," singkatnya.
Sembari mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi minuman keras yang kerap menjadi pemicu tindak kriminal.
(*)



0 komentar:
Post a Comment