SANGIHE, Elnusanews - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Psikotes serta Fit and Proper Test bagi calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Kamis (5/3/2026).
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara sekaligus mantan Wali Kota Bitung, Ir. Maurits Mantiri, MM, menegaskan bahwa agenda ini merupakan langkah konkret partai menuju transformasi menjadi organisasi yang modern. Menurutnya, evaluasi menyeluruh terhadap struktur partai, mulai dari tingkat Ranting hingga PAC, sangat krusial agar proses demokrasi internal berjalan sehat.
"Kegiatan ini adalah instruksi DPP dan DPD untuk memastikan kita menjadi partai modern. Seluruh struktur harus dievaluasi dengan matang, tidak boleh asal pilih, agar demokrasi di tubuh partai berjalan dengan baik," ujar Maurits saat diwawancarai awak media.
Maurits menyoroti pentingnya aspek kompetensi dan rekam jejak kader. Melalui uji kelayakan ini, partai berupaya membangun basis data kader yang solid untuk menghindari figur yang tidak disenangi rakyat atau tidak memiliki kejujuran.
Ia menekankan bahwa partai tidak menginginkan adanya kader yang berkhianat pada aspirasi rakyat. "Jangan sampai kita memilih kader yang 'bejat', yang mengatakan A tapi melakukan B. Itu sangat tidak baik dan akan dibenci rakyat. Rakyat ingin A, tapi realitanya di legislatif dia justru melakukan hal lain. Itulah mengapa kerja partai dalam menyeleksi ini menjadi sangat penting," tegasnya.
Proses seleksi ini mencakup psikotes untuk membedah kejujuran, perilaku, serta karakter calon ketua. Selain itu, para peserta juga menghadapi tes wawancara dengan 50 pertanyaan mendalam yang mencakup bidang demokrasi, aspek ideologi partai, hingga manajemen organisasi.
Hasil dari rangkaian tes ini akan dirangkum oleh DPD untuk kemudian dicocokkan dengan hasil penjaringan yang telah dilakukan sebelumnya. Maurits menyebutkan bahwa keputusan final mengenai siapa yang layak memimpin PAC kini tinggal menunggu waktu.
Di akhir pernyataannya, Maurits memberikan pesan kuat kepada pengurus DPC dan para kader untuk senantiasa menjaga solidaritas. Ia mengingatkan bahwa di balik solidaritas, harus ada loyalitas dan integritas yang tinggi kepada rakyat.
"Kita ini partainya 'wong cilik' (orang kecil). Pengurus partai di level DPC, terutama mereka yang duduk di fraksi, harus rajin turun ke bawah menyapa rakyat. Solidaritas dan kekompakan adalah kunci," pungkasnya.
(OpMud)



0 komentar:
Post a Comment