SANGIHE, Elnusanews — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, menegaskan bahwa pergantian Ketua DPRD Kepulauan Sangihe telah melalui mekanisme internal partai yang resmi. Langkah ini diambil sebagai bagian dari pembenahan struktur, bukan keputusan sepihak.
Pernyataan tersebut disampaikan Olly usai membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDIP Sangihe di Graha Imanuel Tahuna, Kamis (21/5/2026).
Mantan Gubernur Sulawesi Utara dua periode juga menjelaskan, penunjukan pimpinan DPRD sebelumnya masih bersifat sementara dan belum melewati seluruh tahapan resmi partai. Proses pergantian ini dilakukan secara kolektif di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
"Kemarin itu pimpinan DPRD sementara belum lewat mekanisme pemilihan resmi. Makanya kita ganti serentak. Bukan cuma di Sangihe, ada lima daerah di Sulawesi Utara yang ketua DPRD dari PDIP diganti," ujar Olly kepada awak media.
Ia menambahkan, seluruh calon pimpinan definitif kini wajib mengikuti prosedur baku partai. Proses tersebut meliputi verifikasi kelayakan hingga uji psikologi.
"Surat persetujuan dari DPP sudah ada dan sedang berproses. Semua pimpinan DPRD wajib mengikuti fit and proper test serta psikotes. Jadi semua sesuai prosedur," tegasnya.
Saat ini, PDIP Sulut tengah berfokus penuh menyelesaikan penataan struktur organisasi dari tingkat bawah. Agenda Musancab di Sangihe menjadi salah satu rangkaian menuju tuntasnya konsolidasi total pada akhir bulan ini.
"Kita bersyukur di Sulawesi Utara tinggal Sitaro yang belum. Tanggal 29 Mei nanti kita akan tuntaskan Musancab di sana. Selanjutnya, DPC akan melaksanakan Musyawarah Ranting agar konsolidasi organisasi ini tuntas," jelas Olly.
Agenda strategis partai telah disusun secara bertahap hingga tahun depan:
• Mei 2026: Penuntasan Musancab dan Musyawarah Ranting.
• September 2026: Peluncuran program kerja kemasyarakatan.
• 2027: Persiapan dan penyaringan kader untuk legislatif dan eksekutif.
Ketika disinggung mengenai evaluasi kekalahan pada Pilkada sebelumnya, Olly enggan membeberkan taktik khusus partai ke publik. Namun, ia memastikan mesin partai akan bergerak lebih dekat dengan masyarakat.
"Kalau strategi ke depan, itu kan rahasia partai. Yang pasti, instruksinya jelas: seluruh kader wajib turun ke bawah menemui masyarakat," ungkapnya.
Olly juga menegaskan bahwa PDIP belum membahas nama-nama calon untuk Pilkada mendatang. Fokus utama saat ini adalah memastikan kesiapan internal partai secara menyeluruh.
Di akhir wawancara, ia mengajak warga Sangihe untuk ikut berpartisipasi memberikan masukan terkait figur potensial. Hal ini penting agar partai dapat menjaring calon pemimpin yang tepat.
"Saya berharap masyarakat Sangihe mau melihat kader-kader PDIP yang baik dan memberikan masukan kepada kami. Masukan itu akan menjadi bahan pertimbangan untuk mencalonkan figur di legislatif maupun eksekutif," pungkasnya.
(OpMud)



0 komentar:
Post a Comment