Sangihe, Elnusanews - Suasana haru menyelimuti Kantor Bupati Kepulauan Sangihe saat peti jenazah mantan Bupati periode 2011–2016, almarhum Drs. Hironimus R. Makagansa, M.Si, tiba untuk disemayamkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menggelar upacara penghormatan terakhir sebagai bentuk apresiasi tinggi atas dedikasi sang putra terbaik daerah, pada Rabu (11/3/2026).
Prosesi penghormatan ini diawali di Kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe. Lembaga legislatif memberikan apresiasi pamungkas bagi sosok yang pernah menjadi mitra strategis dalam membangun Kabupaten Kepulauan Sangihe. Setelahnya, jenazah dihantarkan menuju Kantor Bupati untuk menjalani upacara persemayaman resmi.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE, MM, yang bertindak sebagai pembina upacara, tak kuasa menyembunyikan rasa kehilangan. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa almarhum bukan sekadar mantan pejabat, melainkan inspirasi bagi keberlanjutan pembangunan di daerah.
“Pemerintah dan masyarakat menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya. Pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara, khususnya bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe, adalah warisan yang sangat berharga,” ujar Bupati dengan nada khidmat.
Upacara diisi dengan pembacaan riwayat pengabdian almarhum yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati, merangkum perjalanan panjang karier birokrasi dan politik Makagansa. Sebagai simbol duka mendalam, Bupati meletakkan karangan bunga di depan peti jenazah, diikuti dengan penyerahan santunan duka dari BPJS Manado kepada pihak keluarga.
Di hadapan unsur Forkopimda, anggota DPRD, serta ratusan ASN yang menundukkan kepala, Bupati Michael Thungari melepas kepergian sang senior dengan kalimat perpisahan yang menyentuh hati.
“Selamat jalan Bapak yang kami kasihi. Segala jasa dan pengabdianmu tidak akan pernah sia-sia. Kami yang ada di sini akan terus melanjutkan tongkat estafet perjuangan membangun daerah ini,” pungkasnya.
Rangkaian upacara ditutup dengan ibadah bersama yang diikuti oleh keluarga dan para pelayat. Isak tangis dan doa mengiringi kepergian almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir, meninggalkan jejak karya yang akan selalu terukir dalam sejarah Kabupaten Kepulauan Sangihe.
(OpMud)




0 komentar:
Post a Comment