SANGIHE, Elnusanews – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menjadwalkan perbaikan (submarine partial cut) pada kabel serat optik bawah laut Palapa Ring Tengah segmen Tahuna–Melonguane. Pekerjaan krusial ini akan berlangsung mulai 27 Mei hingga 2 Juni 2026, yang berdampak pada gangguan layanan internet di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Dalam surat pemberitahuan bernomor 092/BAKTI.31/UM.01.01/05/2026, Direktur Utama BAKTI, Fadhilah Mathar, menyatakan bahwa perbaikan ini bersifat segera.
Langkah ini diambil guna mencegah kerusakan yang lebih parah dan memastikan kualitas jaringan telekomunikasi di wilayah kepulauan Sulawesi Utara tersebut tetap prima di masa depan.
"Aktivitas krusial berupa restorasi kelautan (marine operation) akan dilaksanakan mulai tanggal 27 Mei hingga 2 Juni 2026. Kondisi ini menyebabkan layanan Palapa Ring di kedua kabupaten terpaksa dihentikan sementara selama masa perbaikan," jelas Fadhilah dalam surat pemberitahuan tersebut.
Proses pemeliharaan ini akan dieksekusi oleh Badan Usaha Pelaksana, PT. Len Telekomunikasi Indonesia, dengan mengedepankan keselamatan kerja, kelestarian lingkungan, dan koordinasi bersama pemerintah daerah serta aparat setempat.
BAKTI juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat.
Namun, untuk meminimalisir dampak pemadaman, Kemkomdigi dan BAKTI telah menyiapkan langkah mitigasi berupa 154 titik akses internet cadangan di wilayah terdampak.
Adapun tahapan restorasi ini meliputi pencarian titik gangguan, pengangkatan kabel dari dasar laut, penyambungan ulang, hingga pengujian jaringan (testing).
Pihak BAKTI turut memohon dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Sitaro serta masyarakat agar proses perbaikan infrastruktur vital di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan di lapangan.
(OpMud)




0 komentar:
Post a Comment