Sangihe, Elnusanews - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustara) dalam menjalankan pengabdian masyarakat.
Hal ini disampaikan saat acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) dan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Kecamatan Tamako, Senin (26/1/2026).
Membacakan sambutan Bupati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sangihe, Frans Porawouw, menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa Polnustara merupakan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami berterima kasih kepada Polnustara yang terus konsisten melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami berharap mahasiswa mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat,” ujar Porawouw saat membuka kegiatan secara resmi.
Direktur Polnustara, Ferdinand Gansalangi, SKM, ME, M.Kes, dalam arahannya menekankan jargon "Polnustara Berdampak". Ia menginginkan kehadiran mahasiswa di Kampung Makalekuhe dan Kampung Bebu memberikan manfaat jangka panjang, bukan sekadar menggugur kewajiban akademik.
“Mahasiswa jangan hanya datang belajar, tapi harus ada jejak positif yang ditinggalkan. Apa yang dilakukan kampus harus memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Gansalangi.
Secara teknis, Kepala P3M Polnustara, Ely Jhon Karimela, merinci bahwa sebanyak 62 mahasiswa diterjunkan dalam program ini.
Mereka terdiri dari mahasiswa Prodi Keperawatan yang akan menjalani KKL selama 14 hari, serta mahasiswa Prodi Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan yang akan melaksanakan KKNT selama dua bulan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Keperawatan difokuskan pada edukasi kesehatan dan promosi gaya hidup bersih.
Sementara itu, mahasiswa Perikanan ditargetkan membantu warga meningkatkan nilai tambah produk perikanan lokal melalui teknik pengolahan yang modern dan berkelanjutan.
Pemkab Sangihe juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga etika dan menjunjung tinggi kearifan lokal selama bertugas. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah kecamatan, dan aparat kampung diharapkan menjadi kunci suksesnya program "Polnustara Berdampak" di wilayah Kecamatan Tamako tahun ini.
(OpMud)


0 komentar:
Post a Comment