BITUNG, Elnusanews - Kerusakan ruas jalan Girian - Likupang menjadi perhatian serius pemerintah bersama unsur TNI/Polri dan warga Kelurahan Pinasungkulan membahas kondisi jalan yang digelar di aula Kantor Kecamatan Ranowulu, Senin (23/3/2026).
Ruas jalan yang berada di ujung kampung Kelurahan Pinasungkulan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung itu mengalami kerusakan signifikan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Selasa (17/3/2026) lalu.
Badan jalan dilaporkan mengalami penurunan hingga retakan di sejumlah titik, sehingga tidak lagi layak dilalui kendaraan.
"Harus cepat diperbaiki karena ini jalur utama aktivitas warga. Kalau dibiarkan, sangat berbahaya bagi pengguna jalan,"kata salah satu warga.
Oleh karena itu, mereka meminta pemerintah segera mengambil langkah cepat.
Selain mendesak percepatan perbaikan, masyarakat secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana pembukaan jalan baru sebagai solusi alternatif.
Menurut mereka, langkah tersebut tidak menyentuh akar permasalahan dan justru berpotensi menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
"Kami berharap pemerintah fokus pada perbaikan jalan yang ada. Ruas Girian–Likupang ini sangat penting karena menjadi penghubung Bitung dan Minahasa Utara,"tambah warga lainnya.
Sementara itu, Camat Ranowulu Dolfi Rumampuk mengakui kondisi jalan saat ini sudah masuk kategori darurat dan membutuhkan penanganan segera.
Ia menegaskan bahwa langkah cepat perlu diambil untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Jalan tidak lagi layak dilalui dan sangat berisiko bagi pengguna. Karena itu, perlu dilakukan penutupan sementara sambil menunggu perbaikan menyeluruh,"kata Rumampuk.
Ia menjelaskan, kerusakan yang terjadi tidak hanya pada permukaan jalan, tetapi juga menyentuh struktur badan jalan.
"Nah, hal ini menyebabkan proses perbaikan membutuhkan waktu dan penanganan teknis yang lebih lama,"ungkapnya.
Terkait usulan penggunaan jalan milik perusahaan sebagai jalur alternatif, Rumampuk menyebut masih terdapat kendala, terutama menyangkut lahan milik warga yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
“Masih ada persoalan lahan yang perlu dibicarakan. Jadi belum bisa langsung digunakan sebagai jalur alternatif,"singkatnya. (*)



0 komentar:
Post a Comment