Sangihe, Elnusanews - Dunia seni musik tradisional Kabupaten Kepulauan Sangihe berduka cita atas berpulangnya salah satu maestro dan pembuat alat musik bambu batik terbaik, Samudra Pitres. Sosok yang akrab disapa "Papa Akang" ini menghembuskan napas terakhirnya di RSDLK Tahuna pada usia 64 tahun 3 bulan pada hari ini Jumat, 28 /11/2025 meninggalkan warisan seni yang mendalam bagi komunitas lokal.
Kepergian almarhum, yang juga dikenal sebagai pembuat alat musik utama dan pemain terbaik di Grup Gempita Kauhis, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, serta putri dan cucu semata wayangnya.
Kabar duka ini pertama kali diinformasikan melalui unggahan haru di akun resmi media sosial Gempita Kauhis. Dalam postingan tersebut, kepergian almarhum tidak hanya dirasakan sebagai kehilangan seorang seniman besar, tetapi juga seorang sahabat dekat.
"Dunia kehilangan seorang seniman, aku kehilangan seorang sahabat," tulis admin akun Gempita Kauhis, mencerminkan betapa pentingnya peran almarhum, baik secara profesional maupun personal.
"Alunan musik bambu batik Sangihe yang kau cintai kini jadi doa yang mengantar langkahmu. Tenanglah di tempat terbaik yang Tuhan Yesus sediakan untukmu."
Semasa hidupnya, almarhum Pitres dikenal luas karena dedikasinya terhadap pelestarian dan pengembangan musik bambu batik Sangihe. Kontribusinya dalam menciptakan alat musik berkualitas dan kepiawaiannya dalam bermain diakui oleh banyak pihak di Sangihe.
"Nada bambu batik Sangihe kehilangan seorang pelatih, dan salah satu maestro pembuat musik bambu dan pemain terbaiknya.
Hatiku pun kehilangan sahabatku," bunyi lanjutan pernyataan dari grup tersebut.
Meskipun kini sang maestro telah tiada, warisan dan kontribusinya dipastikan akan terus hidup dalam setiap alunan nada. "Senimu terhenti, tapi kisahmu tetap hidup dalam tiap nada musik bambu batik Sangihe. Suara musik bambu batik Sangihe tak lagi sama tanpamu," tutup pernyataan tersebut, disusul doa agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan.
Informasi Pemakaman:
Ibadah pemakaman jenazah akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal: Minggu, 30 November 2025
Waktu: Pukul 14.00 WITA (2 siang)
Tempat: Rumah keluarga Pitres-Dalinda, Kampung Kauhis, Kompleks Mandae.
(OpMud)


0 komentar:
Post a Comment