• Berita Terbaru

    January 31, 2019

    Raka Kasim January 31, 2019

    Tuuk Soroti Program Kerja BPPD



    DEPROV,Elnusanews -- Program kerja Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Sulut terkesan mengulang sejak tahun 2014.

    “Workshop 2015 lalu tindaklanjutnya seperti apa?. Workshop menghadirkan pakar-pakar bukan tidak penting, tapi hasilnya apa, kalau tanpa hasil itu berarti nol besar,” tegas Tuuk, saat komisi I melakukan rapat evaluasi kinerja antara Komisi I Bidang Pemerintahan dan HAM DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dengan mitra kerja sudah berlangsung beberapa hari. Dan, pada Rabu (30/01) kemarin, 

    Menurut Politisi PDIP ini, workshop yang sudah ada wajib ditindaklanjuti hingga tuntas dan tidak membuat workshop baru dengan materi yang sama.

    Namun demikian, dengan anggaran berbandrol Rp3,2 miliar per tahun menurutnya tak akan cukup. Bila saja program yang disajikan BPPD Sulut memberikan manfaat langsung terhadap masyarakat, tidak menutup kemungkinan anggaran tersebut akan bertambah.

    “Kuncinya kreativitas, jika kreatif tak segan anggaran semisal Rp 12 miliar dikucur,” sebut Tuuk.

    Menanggapi kritikan tersebut, Kepala Badan Perbatasan, Djemy Gagola mengatakan, format program yang diajukan sudah baku, ada batasan karena untuk membuat program baru prosesnya sampai ke Kemendagri. Meski nama program sudah terformat, pihaknya mengkreasikan subtansi isi program.

    “Di luar terkesan program warisan, tapi sebenarnya sudah dikreasikan,” ucap Gagola.

    Namun demikian, Gagola menanggapi positif kritikan dan masukan dari Komisi I seraya memaparkan pula kendala-kendala yanh dihadapi BPPD Sulut. (RaKa)
    • Comments
    • FB Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Tuuk Soroti Program Kerja BPPD Rating: 5 Reviewed By: Raka Kasim
    Scroll to Top