• Berita Terbaru

    March 09, 2018

    Raka Kasim , March 09, 2018

    Sikapi Demo Driver Taxol, DPRD Agendakan Hearing


    DEPROV,Elnusanews - Disahkan PermenHub RI No 108 tentang angkutan orang dengan kendaraan bermotor tidak dalam trayek, dinilai para driver taxi online (Taxol) yang ada di Sulawesi Utara (Sulut) dirugikan.

    Berangkat dari hal tersebut, sekira ribuan driver Taxol melakukan aksi demo besar-besaran di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulut, Kamis (8/3) siang.

    Massa aksi diterima langsung oleh anggota DPRD Sulut Hi Amir Liputo SH. MH dan Ir Julius Jems Tuuk. Ditemui seusai menerima aspirasi dari para driver taxol, Liputo mengatakan menyikapi aksi demo yang cukup banyak hadir dari wadah asosiasi driver taxi online. Ada tiga tuntutan utama yang mereka sampaikan pertama menolak kuota pada rencana Peraturan gubernur (Pergub) Sulut, dimana kuota diberikan 997 kendaraan dibagi dalam III zona yaitu peartama zona A yakni Manado dan Minahasa Raya, zona B Bolmong Raya dan Zona C Sangihe dan kepulauan. 

    "Kedua menuntut pemberlakukan KIR kepada taxi online dan soal aplikator yang membebani cukup berat terhadap target yang harus di penuhi," ujarnya. 

    Menurut politisi PKS ini, sebagai lembaga DPRD dirinya mendukung sepenuhnya atas aksi tersebut, selain itu dirinya juga akan memediasi pertemuan dengan para pengambil keputusan. 

    "Kita tahu bahwa seusai keputusan Menteri Perhubungan dimana setiap daerah berhak menentukan kuota dan itu adalah kewenangan gubernur. Tentu pak gubernur dalam memberikan jumlah kuota ini setelah pertimbangan yang cukup matang dengan memperhatikan aspek ruas jalan, kepadatan lalulintas, kepadatan penduduk dan tentu kearifan lokal," paparnya. 

    Disatu sisi dikatakan Liputo, DPRD melihat hadirnya taxi online memberi lapangan pekerjaan, dan itu harus di akui. Cukup banyak membantu pemerintah dalam hal memberantas kemiskinan sekaligus mengurangi atau menekan pengangguran yang ada. 

    "Tentu disisi lain ini perlu diatur, kalau tidak diatur maka akan timbul masalah baru. Kita tahu di Sulut bukan hanya ada taxi online tapi angkutan dalam kota yakni mikrolet dan angkutan luar kota yakni bus, tentu semua harus kita lindungi," jelasnya. 

    Legislator yang dikenal vokal di parlemen ini juga mengungkapkan DPRD akan duduk bersama dan mengundang Dinas Perhubungan, Dirlantas Polda Sulut, juga perwakilan dari tadi online agar dapat berikan pendapatnya.

    "Ini supaya keputusan yang nantinya akan diambil pak gubernur bisa dari masukan dan perhitungan yang matang dan tidak menimbulkan gejolak. Tentu keputusan ini tidak akan memuaskan semua orang, tapi sebagai pengawal aspirasi rakyat mudah-mudahan dengan pertemuan ini bisa mendapat solusi bersama," ungkapnya. 

    Dirinya menambahkan, soal KIR dari pusat sudah memberikan kemudahan dimana KIR yang tidak membebani biaya untuk yang mendaftar sebagai taxi online. Pembuatan SIM dari kepolisian juga memberikan kemudahan. 

    "Dishub harus membertimbangkan semua aspek, paling penting pergub di terapkan ini mampu mengakomodir semua aspek. Kalau tidak besok mungkin hari Senin akan dilakukan pertemuan," pungkas dia. (RaKa)
    • Comments
    • FB Comments

    1 komentar:

    1. Membuat berita tapi tidak menyimak dengan seksama apa yang disampaikan oleh amir liputo. Bahwa bukan karena demo ada agenda hearing, tapi itu sudah dijadwalkan sebelum demo. Dan juga ada perwakilan driver online yang akan hadir. Wkwkwkwk

      ReplyDelete

    Item Reviewed: Sikapi Demo Driver Taxol, DPRD Agendakan Hearing Rating: 5 Reviewed By: Raka Kasim
    Scroll to Top