• Berita Terbaru

    February 11, 2020

    elnusanews/com , , February 11, 2020

    Ini Capaian Kinerja OD-SK 4 Tahun Pada Dispora dan DP3A

    SULUT,Elnusanews - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) telah memimpin Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) selama empat (4) tahun. Kepemimpinan dua top eksekutif yang memiliki jargon ‘Sulut Hebat’ ini telah menelorkan sejumlah gebrakan dan terobosan bagi Bumi Nyiur Melambai.

    Diantaranya, BIDANG KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA:

    1. Pemberian penghargaan kepada Atlit Berprestasi pada Olimpiade Rio De Janeiro – Brazil an. Lilyana Natsir berupa 1 (satu) unit Rumah dengan nilai Rp. 400 juta.

    3. Menyelenggarakan kompetisi paralayang Trip of Indonesia seri-2.

    4.Menyelenggarakan kejuaraan daerah (kejurda berkuda, kejurda bulutangkis, kejurda catur, kejurda bridge, kejurda tinju dan kejurda Inkado);

    5.Keikutsertaan atlit Penyandang Cacat (paralimpian) pada Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XV tahun 2016 di Jawa Barat, dimana Kontingen Sulawesi Utara berhasil meraih 6 (enam) medali emas, 7 (tujuh) medali perak dan 7 (tujuh) medali perunggu dari cabang Atletik, Renang, Angkat Berat, Catur, dan Tenis Meja.

    6. Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (POPWIL) tahun 2016 di Jayapura Papua meraih peringkat 2 dari 8 provinsi di wilayah Indonesia Timur dan berhasil meraih 5 (lima) medali emas dan 7 (tujuh) medali perak dari cabang Pencak Silat, Volly, Basket dan Bulutangkis.

    7. Pembinaan bibit olahragawan berbakat yang menghasilkan atlet muda berprestasi, diantaranya: meraih medali emas tunggal putra usia 18 tahun atas nama Dicky Wahyu dan Medali perunggu tunggal putra usia 15 tahun an. Rivaldo Tegi, juga Medali Perunggu ganda putra usia 18 tahun an. Dicky Wahyu Mangentiku/Andre Tilaar pada kejuaraan BP Banda Baru Li-Ning Badminton Championship di Batam-Kepri tanggal 5 – 10 Desember 2017; Medali emas atas nama Vhelan Sampelan pada kejuaraan nasional karate piala Mendagri Cup XIX di Lampung tanggal 23 – 27 Maret 2017;

    8. Penyelenggaraan kompetisi olahraga terjun payung internasional di Marina Plaza Manado Sulawesi Utara, yang diikuti oleh 16 kontingen peserta, dengan jumlah total sebanyak 104 peserta termasuk para peserta dari 4 negara yng ikut ambil bagian. Pada kejuaraan tersebut peserta dari Sulawesi Utara berhasil meraih juara 3 women team an. Pingkan Mandagi, Chintya Doodoh, Liven Tuegeh, Jilly Tumundo; Juara 2 Women Individual Junior an. Liven Tuegeh; dan Juara 2 man Individual junior an. Elric Berhandus.

    9. Penyelenggaraan Kejuaraan Nasional Taekwondo antar PPLP/PPLPD/SKO di kabupaten Minahasa Utara, dimana dalam kejuaraan tersebut utusan Sulawesi Utara mendapat Medali perunggu atas nama Monica Adam.

    Selanjutnya melalui program Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar (PPLP) terdapat beberapa prestasi yaitu, Abdul Malik peraih medali emas pada Asian Games 2018 cabang Pencak Silat; Varen Papendang memperkuat tim indonesia di Asian Games 2018 cabang tinju; Juan Abas meraih medali emas pada kejuaraan Tinju Internasional Kapolri Cup II di Manado; Ichsan Rumbay atlit bulutangkis yang sekarang berada di Pelatnas; dan, Hidayat Limonu meraih medali emas pada kejurnas pencak silat junior di Thailand;
    Melakukan inovasi dengan Membentuk Tim Akselerasi dalam rangka mencari dan menjaring atlit yang berbakat untuk dilatih dalam rangka menuju PON tahun 2020 di Papua, serta mengangkat Atlit dan Pelatih Berprestasi menjadi Tenga Honorer.

    Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN), dengan hasil 4 (empat) pemuda/pemudi yang terjaring sebagai utusan pada masing-masing negara yang sudah ditetapkan, sebagai berikut: 1) Alycia Weley (Malaysia-Singapura), 2) Noval Rompis (Korea), 3) Esterlina Gaghana (Kanada), dan 4) Regi Rompis (Kapal Pemuda ASEAN-Jepang).
    Seleksi dan Pemantapan PASKIBRAKA yang menghasilkan siswa terbaik sebagai utusan Paskibraka di tingkat Nasional setiap tahun.


    Sementara itu untuk capaian Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak ada beberapa Pencapaian Agenda Prioritas (NAWACITA) ke-5 MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP MANUSIA DAN MASYARAKAT INDONESIA yang didukung oleh Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui Program unggulan terkait urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Provinsi Sulawesi Utara sebagai berikut


    1. PROGRAM PROGRAM KESETARAAN GENDER DAN PEMBERDAYAAN, PERLINDUNGAN PEREMPUAN

    Pemerintah Pusat memberikan Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

    Tahun 2016 Pemprov Sulut mendapatkan APE KATEGORI MADYA dan Tahun 2018 meningkat menjadi KATEGORI UTAMA. Pemberian penghargaan ini merupakan Komitmen Gubernur Bpk. Olly Dondokambey, SE dalam melaksanakan Pembangunan Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan Di Sulut melalui Strategi Pengarusutamaan Gender. Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Di Istana Wakil Presiden Kepada Gubernur Sulawesi Utara Yang Diwakilii Oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Daerah Provinsi Sulawesi Utara  (IR. Mieke Pangkong, MSi ).
    Penghargaan ini diberikan 2 tahun sekali kepada pemerintah daerah yang berhasil melaksanakan berbagai inovasi yang menjadi inspirasi tentang program Pemberdayaan Perempuan secara berkesinambungan melalui melalui Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) yang dapat dilihat dari beberapa indikator antara lain Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG). Berdasarkan Hasil Perhitungan BPS dan Kemen PP-PA melalui Buku Pembangunan Manusia Berbasis Gender Tahun 2017 dan 2018. IPG Provinsi Sulawesi Utara telah mencapai sebesar 94,78 %, berada pada rangking ke-1 Nasional; sedangkan indikator Indeks Pemberdayaan Gender/IDG yang merupakan indeks komposit yang dihitung berdasarkan partisipasi perempuan di parlemen, perempuan dalam angkatan kerja dan manajer, serta upah pekerja perempuan di sektor non pertanian Sulawesi Utara berada pada angka 82.37 % PERINGKAT I NASIONAL pada tahun 2016-2018, dan diatas angka rata-rata Nasional.
    Dalam rangka mendukung terhadap Program dan Unggulan Operasi Daerah Selesaikan Kemisikinan (OD-SK) maka Dinas Pemberdayaan Pemberdayaan Perempuan Dan Perrlindungan Anak Daerah Provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2018 juga  melakukan Kegiatan Pelatihan ketrampilan bagi perempuan/Perempuan Kepala Rumah Tangga Miskin (PKRT) yang produktif dalam mengelola usaha sekaligus diserahkan bantuan peralatan rumah tangga bagi 1075 peserta Sejak Tahun 2017-2019.

    2. PROGRAM PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAK ANAK

    Tahun 2016-2019 Pemerintah Provinsi melakukan FASILITASI DAN DUKUNGAN bagi kabupaten/kota untuk mendapatkan Penghargaan Kabupaten Kota Layak Anak (KLA). Untuk mengembangkan KLA di setiap kabupaten/kota, harus mengacu pada 24 indikator pemenuhan hak dan perlindungan anak yang secara garis besar tercermin dalam 5 klaster hak anak, yakni (1) Hak sipil dan kebebasan; (2) Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif; (3) Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan; (4) Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Budaya; dan (5) Perlindungan Khusus bagi 15 kategori anak. Ada sebanyak 4 Kota  dan 2 Kabupaten yang telah mendapatkan penghargaan yaitu Kota Bitung dengan Tingkat Madya  sedangkan Tingkat Pratama adalah Kota Manado, Tomohon, Kotamobagu, Kab. Minahasa Utara dan Kab. Minahasa Tenggara yang dikuti juga dengan Penghargaan Sekolah Ramah Anak terbaik seluruh Indonesia  kepada 3 (tiga) Sekolah Menengah Atas yaitu SMA Advent Tikala, SMK Neg 1 Sonder, dan Madrasah Aliyah Kotamobagu. Sedangkan Tahun 2019 Penghargaan Gereja Ramah Anak: Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Ibu Prof. Dr. Yohana susana yembise, dip.Apling,MA bagi Pemerintah Daerah yang menerapkan Kebijakan Sekolah Ramah Anak.

    3. PROGRAM PENGEMBANGAN PELAYANAN TERPADU PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN ANAK.

    Dalam Upaya meningkatkan persentase Pelayanan terhadap perempuan dan anak korban yang mendapatkan pelayanan sesuai standar terkait Penanganan dan upaya perlindungan perempuan dan Anak terhadap tindak kekerasan dan Korban Traficking, maka melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah mempertahankan status  Penilaian SERTIFIKASI  ISO 9001-2015 Atas Layanan Publik Melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) PROV. SULUT dengan Lingkup Sertifikasi  dalam hal Pelayanan Terpadu Bagi Perempuan Dan Anak Korban Kekerasan yang Mencakup  Kegiatan  :1. Layanan Pengaduan; 2. Rujukan Kesehatan; 3. Bantuan Hukum dan Advokasi; 4. Rujukan Rehabilitasi Sosial dan Pemulangan melakukan dengan PENANGANAN DAN PELAYANAN KASUS TAHUN 2016 tercatat sebanyak 131 KASUS; TAHUN 2017 sebanyak 127 KASUS; TAHUN 2018 sebanyak 172 KASUS dan TAHUN 2019 Sebanyak 189 Kasus.

    Untuk Meningkatkan Pelayanan Perempuan dan Anak Korban kekerasan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) telah Inovasi Pelayanan Pengaduan dan Penanganan pembuatan  APLIKASI Yang dinamakan LAKER (Lapor Kekerasan) yang telah meraih Juara 3 Tingkat Provinsi dalam Lomba Inovasi Pelayanan Publik pada Tahun 2018. Tujuan dibuatnya aplikasi Lapor Kekerasn (LAKER) ini adalah untuk mempermudah masyarakat untuk menyampaikan pengaduannya, apabila mendapati atau terjadi kekerasan. Aplikasi ini merupakan layanan pengaduan secara online oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Prov. Sulut melalui P2TP2A bagi perempuan dan anak korban kekerasan di Prov. Sulut.

    (Advetorial Dinas Kominfo Daerah Sulut)

    • Comments
    • FB Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Ini Capaian Kinerja OD-SK 4 Tahun Pada Dispora dan DP3A Rating: 5 Reviewed By: elnusanews/com
    Scroll to Top