• Berita Terbaru

    May 13, 2018

    Raka Kasim May 13, 2018

    Tak Kunjung Terealisasi, Warga Di Kelurahan Malalayang I Minta Pembangunan Tanggul Pemecah Ombak


    MANADO,Elnusanews - Abrasi pantai di daerah Kelurahan Malalayang I, khususnya di Kampung Baru Lingkungan I, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, sudah sangat memprihatinkan.

    Diungkapkan warga Richard Tendean dan Rasyid Paputungan, abrasi pantai di wilayah tersebut sudah banyak menghancurkan banyak rumah penduduk yang tinggal di pesisir pantai.

    Hal tersebut diungkapkan warga yang berada di lingkungan II, saat anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (SULUT) Hi Amir Liputo SH. MH, melakukan kegiatan reses I di wilayah tersebut.

    Atas hal tersebut, warga pun meminta agar pemerintah dapat membangun tanggul pemecah ombak untuk mengurangi dampak dari abrasi pantai. 

    Kepada Liputo warga juga mengatakan bahwa hal ini sudah beberapa kali diajukan kepada para anggota dewan untuk memfasilitasi kepada pemerintah, namun sampai sekarang tak kunjung terealisasi.

    "Kami warga meminta agar perlu adanya pemecah ombak. Karena sudah tiga anggota dewan yang diusulkan untuk memfasilitasi kepada pemerintah agar bisa dianggarkan di tahun 2015, namun sampai sekarang tak kunjung ada realisasinya," ungkap kedua warga tersebut.

    Selain tanggul pemecah ombak, warga juga meminta agar pemerintah dapat memberikan perhatian serius terhadap sungai Ranowaso yang melewati wilayah lingkungan III. Pasalnya menurut warga, setiap kali hujan berinsentitas tinggi, warga lingkungan III sering kebanjiran.

    "Mengenai penanggulangan bencana, khusus di lingkungan III setiap tahun terkena banjir yang airnya itu berasal dari sungai ranowaso. Jadi ketika hujan pasti akan terjadi banjir, dan ini sangat meresahkan warga ,sehingga masyarakat mengeluh akan hal itu. Kiranya aspirasi ini dapat direalisasikan," ujar Oktaviabus Dani yang juga merupakan kepala lingkungan III.

    Menanggapi aspirasi dari para warga tersebut, Amir Liputo yang duduk sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulut mengatakan, untuk soal pemecah ombak yang sudah memprihatinkan agar jika terjadi abrasi, pemerintah kota agar segera mengeluarkan status siaga bencana.

    "Mekanismenya kalau terjadi bencana pemerintah kota hanya menetapkan status siaga bencana, berdasarkan status tersebut kita bisa menganggarkan. Dan itu saya akan berusaha agar tanggul ini dapat segera dibangun," jelas Liputo.

    Sementara untuk soal banjir yang disebabkan oleh meluapnya sungai Ranowaso, politisi yang dikenal vokal diparlemen ini berjanji akan berkoordinasi dengan Balai Sungai untuk mencarikan solusinya. (RaKa)

    • Comments
    • FB Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Tak Kunjung Terealisasi, Warga Di Kelurahan Malalayang I Minta Pembangunan Tanggul Pemecah Ombak Rating: 5 Reviewed By: Raka Kasim
    Scroll to Top